SANGATTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menggencarkan program pembenahan dan peremajaan rambu lalu lintas sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi di seluruh wilayah kabupaten. Pada 2026, Dishub memulai inventarisasi kebutuhan marka jalan, rambu, halte, hingga penerangan jalan umum (PJU) sebagai dasar penataan infrastruktur transportasi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dishub Kutim Masrianto Suriansyah, saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor Dishub Kutim, Rabu (9/9/2026).

Masrianto mengatakan, keselamatan transportasi menjadi salah satu perhatian utama Dishub, baik pada sektor transportasi darat, laut sesuai kewenangan daerah, maupun transportasi udara yang menjadi bagian koordinasi pemerintah.

“Dinas Perhubungan memiliki tugas memastikan keselamatan transportasi. Karena itu, pembenahan rambu dan perlengkapan jalan menjadi salah satu prioritas kami,” ujarnya.

Menurutnya, inventarisasi yang dilakukan pada 2026 bertujuan memperbarui data kebutuhan perlengkapan jalan di seluruh Kabupaten Kutai Timur. Data tersebut akan menjadi acuan dalam menyusun rencana pemasangan fasilitas keselamatan lalu lintas di ibu kota kabupaten maupun seluruh kecamatan.

“Melalui inventarisasi ini kami ingin mengetahui kebutuhan terbaru, mulai dari marka jalan, rambu lalu lintas, halte, hingga PJU di setiap wilayah,” jelas Masrianto.

Ia menambahkan, hasil pendataan akan digunakan untuk menentukan lokasi-lokasi yang membutuhkan penambahan maupun penggantian rambu dan fasilitas penunjang jalan lainnya agar lebih tepat sasaran.

Selain inventarisasi, Dishub Kutim juga mengalokasikan anggaran rutin pada 2026 untuk melakukan perawatan dan perbaikan rambu serta marka jalan di kawasan dengan tingkat lalu lintas yang padat.

Kawasan Kota Sangatta menjadi salah satu prioritas karena memiliki aktivitas kendaraan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

“Untuk tahun ini kami fokus pada perawatan dan perbaikan di titik-titik yang lalu lintasnya padat, terutama di Kota Sangatta. Ke depan penataan akan dilakukan secara bertahap agar kondisinya semakin baik,” katanya.

Dishub Kutai Timur berharap pembaruan data dan perbaikan fasilitas keselamatan jalan dapat mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat di seluruh wilayah Kutim.(Adv)

Loading