
SANGATTA — Upaya menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini terus dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Program edukasi yang digelar secara rutin setiap tahun itu kini mulai menunjukkan hasil melalui prestasi pelajar di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Sekretaris Dishub KutimMasrianto Suriansyah, mengatakan sosialisasi sadar lalu lintas sejak usia dini merupakan bagian dari program rutin instansinya. Edukasi tersebut menjadi salah satu upaya Dishub dalam mendukung keselamatan transportasi sekaligus membangun kesadaran berlalu lintas di kalangan generasi muda.
“Program rutin daripada Dinas Perhubungan. Kita juga melakukan sosialisasi pada usia dini, sadar lalu lintas pada usia dini,” ujar Masrianto.
Menurutnya, edukasi keselamatan lalu lintas terus dilaksanakan setiap tahun dan menyasar pelajar secara berjenjang. Selain memberikan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong munculnya pelajar yang mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya.
Hasilnya, perwakilan pelajar dari Kutim berhasil masuk tiga besar dalam ajang Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada 2026.
Kompetisi tersebut digelar di Samarinda pada Agustus 2026. Capaian peringkat ketiga menjadi prestasi tersendiri bagi Kutim sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan kesadaran keselamatan lalu lintas di kalangan pelajar mulai membuahkan hasil.
Masrianto berharap prestasi tersebut tidak berhenti pada kompetisi. Ia menyebut capaian para pelajar Kutim dapat menjadi bagian dari rencana pembibitan Taruna Perhubungan ke depan.
“Ini juga bisa langsung masuk nanti ke rencana pembibitan Taruna Perhubungan ke depan,” katanya.
Dishub Kutim, lanjut Masrianto, akan mengupayakan pembinaan tersebut berjalan secara berjenjang dan bertahap sesuai dengan program yang telah disusun.
“Ini kita upayakan berjenjang dan bertahap sesuai dengan program yang sudah kita susun,” pungkasnya.(Adv)
![]()

