SANGATTA – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mengukir prestasi di ajang Jamsostek Award 2026 mencatatkan sejarah baru bagi daerah. Capaian Peringkat 1 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sekaligus kelolosan ke jajaran 10 besar nasional dinilai sebagai kado terbaik menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutim.
Apresiasi tinggi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kutim, Andika Candra, usai menggelar audiensi bersama Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutim Sulisman menemui Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di ruang kerja Bupati Kutim, Kamis (1/10/2026).
“Secara garis besar ini adalah sejarah bagi Kabupaten Kutai Timur dan merupakan hadiah terbaik dari Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja untuk HUT Kabupaten Kutai Timur,” tegas Andika.
Andika menekankan bahwa Penganugerahan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Award 2026 ini sejatinya merupakan bentuk pengakuan penuh dari pemerintah pusat atas komitmen dan kepedulian Pemerintah Daerah dalam melindungi warganya melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Penghargaan ini sebenarnya bukan untuk BPJS Ketenagakerjaan, tetapi lebih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur. Kami di BPJS Ketenagakerjaan sepenuhnya hadir untuk mendukung dan memfasilitasi apa yang diamanahkan oleh Pemkab Kutim dalam memberikan perlindungan bagi seluruh masyarakat pekerja,” lanjutnya.
Pemkab Kutim sukses menduduki Peringkat 1 Kategori Pemkab/Kota. Torehan positif ini berlanjut setelah Kemenko PMK menerbitkan surat undangan wawancara nasional tertanggal 30 September 2026, yang mengonfirmasi posisi Kutim dalam jajaran 10 kabupaten/kota terbaik se-Indonesia.
Sesuai agenda, Bupati Kutim dijadwalkan menjalani sesi wawancara akhir pada 14 Oktober 2026 mendatang. BPJS Ketenagakerjaan Kutim pun menyatakan kesiapannya untuk terus mendampingi Pemkab Kutim demi meraih predikat terbaik di tingkat nasional.(*/Ltr1)
![]()

