SANGATTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam memberikan perlindungan nyata bagi warganya kembali membuahkan hasil manis di kancah nasional. Di tengah luasnya tantangan geografis daerah, Pemkab Kutim sukses menembus jajaran elite 10 besar nasional kategori kabupaten/kota, sekaligus menerima penghargaan bergengsi atas kontribusi dan dukungan optimal dalam pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Award 2026.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung di Ballroom Hotel Pullman, kawasan Thamrin CBD, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Andie Megantara, yang diwakili oleh Ketua Tim Penilaian UCJ Award 2026, menyerahkan piagam penghargaan tersebut kepada Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Keberhasilan Pemkab Kutim bertengger di jajaran 10 besar terbaik tingkat nasional ini merupakan bentuk pengakuan resmi atas konsistensi pemerintah daerah. Penilaian didasarkan pada ketepatan perumusan kebijakan pro-rakyat, keberpihakan alokasi anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta berbagai terobosan inovatif dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh elemen pekerja.

Capaian ini menjadi bukti konkret atas keseriusan kepemimpinan daerah dalam merangkul kelompok pekerja informal dan rentan. Perlindungan jaminan sosial kini tidak hanya dinikmati oleh pekerja formal, melainkan telah diperluas menyasar para petani, nelayan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), guru honorer, hingga jajaran aparatur desa di wilayah-wilayah terpencil.

Melalui dukungan finansial APBD yang disiapkan secara berkelanjutan, Pemkab Kutim secara konsisten menggenjot peningkatan cakupan kepesertaan. Pemerintah daerah juga mengandalkan strategi kolaborasi lintas sektoral yang erat serta mengoptimalkan layanan jemput bola guna meruntuhkan sekat-sekat hambatan geografis yang membentang luas di Tuah Bumi Untung Benua.

Bupati Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan rasa syukur dan mendedikasikan pencapaian gemilang tersebut kepada seluruh masyarakat serta jajaran birokrasi Pemkab Kutim yang telah bekerja keras mendorong optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Penghargaan dan capaian 10 besar nasional ini menjadi pemicu semangat bagi kami untuk terus hadir memberikan rasa aman dan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kutai Timur, terutama bagi para pekerja rentan,” tegas Bupati Ardiansyah usai menerima penghargaan tersebut.

Apresiasi senada turut diutarakan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kutim, Andika Candra, yang menyatakan kesiapan institusinya untuk terus berjalan berdampingan dengan pemerintah daerah.

“Kesiapan BPJS Ketenagakerjaan untuk terus bersinergi dan mendukung langkah Pemkab Kutai Timur dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke pelosok daerah,” ujar Andika singkat.

Dengan diraihnya prestasi tingkat nasional ini, Pemkab Kutai Timur semakin optimistis target cakupan perlindungan pekerja atau Universal Coverage Jamsostek dapat terus didorong hingga menembus angka di atas 85 persen pada tahun 2026 ini, sekaligus menjadi instrumen strategis dalam mengakselerasi pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah.(Adv)

Loading