Inilah ruang yang menampilkan proses kreatif para penulis yang mengisi Bengkel Menulis, selain juga berbagai esai budaya. Editor: Dwicipta.

Jun 21, 2017

Patriarki Relasi Desa Kota

Kenapa maksud baik dilakukan Tetapi makin banyak petani yang kehilangan tanahnya. Tanah-tanah di gunung telah milik orang kota. Perkebunan yang luas hanya menguntungkan segolongan kecil saja […]
Dec 22, 2016

Syahadat Bumi (Ibu Bumi Dilarani)

Doa yang dilantunkan Gunretno dan Sukinah–para petani Kendeng–di acara Mata Najwa kemarin malam sepertinya sedang manampar persaksian tauhid kita bersama. Lihat bait-bait doanya: “Ibu bumi wis […]
Sep 7, 2016

Mengenang Sejarah Pelacuran Sastra

Oleh Kajitow Elkayeni Dalam dunia sastra, atau yang lebih umum seni dan kebudayaan, seringkali ada friksi, pertentangan, perselisihan, konflik. Di sana, caci maki, kritik pedas, cemooh, […]
Aug 24, 2016

Tiga Halaman Belakang untuk Puisi-puisi Afrizal Malna — Fasisme, Modernisme, Lirisisme (Bagian III-Habis)*

Anti-lirisisme dan Terorisme Struktur (atau Mengapa Afrizal Tak Pernah Menjadi Nirwan Dewanto) Tapi bagaimanapun, Afrizal pertama-tama tetaplah seorang penyair. Dan, seberapapun puisi-puisinya tajam menyorot bau busuk dari […]
Aug 24, 2016

Tiga Halaman Belakang untuk Puisi-puisi Afrizal Malna — Fasisme, Modernisme, Lirisisme (Bagian II)*

Setelah Modernisme, Setelah Postmodernisme  Indeks kedua dari puisi-puisi Afrizal adalah titik balik modernisme dan rekahnya postmodernitas di Indonesia. Jika benar, seperti diutarakan Mazhab Frankfurt, bahwa fasisme […]