Tidak ada tema khusus yang menjadi syarat agar tulisan Anda dimuat di Rubrik Kaji! Hanya saja, redaksi akan sangat senang apabila tulisan Anda memberikan perhatian pada kekuasaan dan ketaksetaraan. Kami memaknai kekuasaan sebagai hal yang relasional dan ada dimana-mana. Dia ada dalam percakapan, hubungan personal, manajemen, birokrasi, hukum, akumulasi kapital, dan sebagainya. Ketaksetaraan, sementara itu, kami pahami bukan hanya termanifestasikan dalam sistem ekonomi dan politik, ia hadir di ranah kultural, tradisi, dan psikologi. Ketaksetaraan hadir dimana-mana, dominasi manusia terhadap alam, laki-laki/perempuan, Barat/Timur, Utara/Selatan, global/lokal, antar etnis, (aparat) negara/rakyat, kota/desa, tua/muda, pusat/pinggiran, kapitalis/buruh, pikiran/tubuh, dan sebagainya. Hubungan-hubungan ketaksetaraan itu tidak bekerja sendiri-sendiri, acapkali saling bertaut. Kepada cara kerja atau mekanisme bagaimana kekuasaan dan ketaksetaraan beroperasilah kami mengharapkan Anda memberikan perhatian yang lebih dalam menulis.

Tidak ada diktat tentang gaya tulisan di Rubrik Kaji! Tidak ada pula batasan pendek dan panjang yang kami tetapkan. Satu-satunya persyaratan yang kami punya hanyalah: tulisan Anda bisa dipahami! Dan kalau bisa, membacanya memberikan kenikmatan. Kami tahu, kenikmatan ini standar yang abstrak dan berbeda bagi tiap orang. Karenanya, kami mencoba memberikan definisi “kenikmatan,” dari isi dan cara. Isi; di sini kami bisa mengatakan menikmati membaca sebuah tulisan kalau tema yang dibahas menarik. Menarik bisa berarti karena penting secara sosial, baru, atau sedang menjadi bahan pembicaraan banyak orang. Cara; ini adalah bagaimana Anda menyampaikan tulisan. Tentu saja agar sebuah tulisan memberikan kenikmatan ketika dibaca, haruslah disampaikan dengan cara yang mudah dimengerti, idenya utuh, dan puitik namun pas. Kenikmatan penuh dalam membaca akan bisa dihadirkan tulisan Anda jika dan hanya jika isi dan cara sudah berpadu.

Editor : Bosman Batubara, Hendra Try Ardianto, Angga Paselwa

Mar 22, 2015

GO TO HELL, CHEVRON…!

Oleh : Meli Lutpiah & Syipah Khoiril Mala Chevron Mundur dari Ciremai PT. Chevron mengundurkan diri dari proyek geothermal yang akan dilakukan di kawasan gunung Ciremai […]
Feb 20, 2015

‘Politik Skala’ dan ‘Skala Politik’: Jokowi dan Banjir Jakarta

Bosman Batubara (Mahasiswa doktoral UNESCO-IHE, Institute for Water Education, Delft, The Netherlands) Skala, dalam ilmu tentang peta, diartikan sebagai perbandingan antara jarak di atas peta dan […]
Feb 10, 2015

Mitos Kesejahteraan Melalui Pertambangan

10 Februari 2015 Hendra Try Ardianto* Di mana-mana, ketika ada perusahaan pertambangan akan melakukan eksploitasi, klaimnya selalu tentang upaya menghadirkan kesejahteraan. Dengan adanya investasi pertambangan skala […]
Dec 1, 2014

Televisi dan Kepentingan Publik

1 Desember 2014 Wisnu Prasetya Utomo Televisi telah menjadi ruang bagi kontestasi kekuasaan di antara aktor-aktor politik di Indonesia. Ia berlangsung dalam praktik sehari-hari melalui serangkaian […]
Nov 18, 2014

SASTRA, “KRIMINALITAS”, DAN INKONSISTENSI: Respons Terbuka kepada Satrio Aris Munandar

  Oleh: Achmad Fawaid Kepada Bung Aris Munandar… Sebelum saya menulis respons terbuka ini, ada baiknya saya sampaikan terlebih dahulu sikap ‘politik’ saya terkait dengan polemik […]