Jan 11, 2016

Die taz: Sebuah Catatan Harian (7-Habis) 27 November 1991: Akhir dari Sebuah Awal

    KEPUTUSAN Sidang Pleno Nasional pada 2 Oktober 1991 menjangkau begitu jauh sehingga konsekuensinya sulit ditebak. “Kita baru akan tahu dalam beberapa minggu, apakah pilihan-pilihan […]
Jan 10, 2016

Die taz: Sebuah Catatan Harian (6) 12 September 1980: Pemberontakan Kaum Perempuan

Situasinya serius, meski sentilan-sentilan yang berseliweran tetap terdengar segar. Salah satu sentilan paling populer berbunyi begini: “kontradiksi antara teori dan praktik dalam proyek ini berhasil diselesaikan, […]
Jan 9, 2016

Die taz: Sebuah Catatan Harian (5) 17 April 1979: Badut Pelempar Batu

SEORANG badut bertopi, dengan saputangan yang terikat di leher serta tali penahan celana yang menjulur lewat dada dan punggung telanjang untuk menjepit motif kotak-kotak bahan celana […]
Jan 8, 2016

Die taz: Sebuah Catatan Harian (4) 10 Desember 1978: Beranjak ke Berlin

    Bila kita berangkat dari Berlin subuh hari Jumat, maka tergantung cuacanya, kita baru akan berada di Frankfurt pada siang hari Sabtu. Itulah gambaran jarak […]
Jan 7, 2016

Die taz: Sebuah Catatan Harian (3) 27 September 1978: Perempuan dengan Nama Panggilan taz

Apa artinya lima hari. Jadwal terbit yang terlambat bagi koran lain, tidak berlaku bagi taz. Pasalnya, bahwasanya taz bisa terbit sudah cukup mencengangkan. Pun mereka yang […]