Jan 4, 2018

Membaca “Darah Muda”

“Tidak ada yang bisa menentukan nasib hidup manusia. Sekarang dihina-hina, besok dihormati, siapa tahu? Jadilah pemain sandiwara yang baik, kalau orang-orang itu melakukan sesuatu yang tidak […]
Mar 9, 2017

Pengalaman, Posisionalitas dan Kekuasaan

(Ulasan Buku Kajian Gender dalam Konteks Pascakolonial karya Katrin Bandel) A Modern Tale of Two Brothers. Begitulah Guardian memberi sub-judul untuk menggambarkan kakak beradik, Shaun dan […]
Sep 7, 2016

Mengenang Sejarah Pelacuran Sastra

Oleh Kajitow Elkayeni Dalam dunia sastra, atau yang lebih umum seni dan kebudayaan, seringkali ada friksi, pertentangan, perselisihan, konflik. Di sana, caci maki, kritik pedas, cemooh, […]
Aug 24, 2016

Tiga Halaman Belakang untuk Puisi-puisi Afrizal Malna — Fasisme, Modernisme, Lirisisme (Bagian III-Habis)*

Anti-lirisisme dan Terorisme Struktur (atau Mengapa Afrizal Tak Pernah Menjadi Nirwan Dewanto) Tapi bagaimanapun, Afrizal pertama-tama tetaplah seorang penyair. Dan, seberapapun puisi-puisinya tajam menyorot bau busuk dari […]
Aug 24, 2016

Tiga Halaman Belakang untuk Puisi-puisi Afrizal Malna — Fasisme, Modernisme, Lirisisme (Bagian II)*

Setelah Modernisme, Setelah Postmodernisme  Indeks kedua dari puisi-puisi Afrizal adalah titik balik modernisme dan rekahnya postmodernitas di Indonesia. Jika benar, seperti diutarakan Mazhab Frankfurt, bahwa fasisme […]